Pusat jurnalisme resmi penanggulangan bencana, siaran pers pusdalops, dan edukasi kesiapsiagaan di Kalimantan Tengah.
Karhutla
PALANGKA RAYA – Personel Manggala Agni Daops Kalimantan I Palangka Raya bergerak cepat melakukan aksi pemadaman darat guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Minggu (18/10/2026). Operasi pemadaman tersebut berpusat di kawasan Jalan Telawang Asri, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya. Secara geografis, titik api yang ditangani berada pada koordinat S.-2.2754 dan E. 113.9733. Kawasan yang terbakar ini diketahui memiliki status hukum sebagai Hutan Produksi yang dapat Dikonversi (HPK). Berdasarkan pengamatan di lapangan, vegetasi yang terbakar didominasi oleh semak belukar, pakis, dan akasia. Karakteristik vegetasi yang kering ini membuat api cepat menjalar, sehingga memerlukan penanganan taktis dari petugas. Untuk mendukung kelancaran pasokan air di lokasi, tim memanfaatkan sumber air terdekat dari sebuah parit (handil) yang berada di koordinat S -2,2720 dan E.113.9750. Hingga laporan pendahuluan ini diturunkan, personel Manggala Agni masih terus berupaya melakukan lokalisir dan pemadaman api di lapangan. Informasi ini disampaikan sebagai bahan laporan awal dan koordinasi tindak lanjut penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. (Humas/Red)
Karhutla
PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Jalan Mahir Mahar KM 19 arah Kameloh Baru, Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya pada Sabtu, 17 Oktober 2026. Kebakaran hebat ini menghanguskan sedikitnya 4,78 hektare area lahan. Menerima laporan tersebut, regu dari BPK Pandawa Kalampangan langsung bergerak cepat ke lokasi dan memulai operasi pemadaman sejak pukul 12.09 WIB. Karakteristik lahan yang merupakan tanah gambut memicu terjadinya tipe kebakaran atas dan bawah. Kondisi ini diperparah oleh vegetasi lapangan yang didominasi semak belukar, pakis, ilalang, serta kayu gerunggang yang sangat mudah terbakar. Dalam operasi yang berlangsung hingga pukul 20.45 WIB tersebut, personel BPK Pandawa Kalampangan dibantu oleh masyarakat setempat. Tim di lapangan fokus melakukan pemadaman dan pembasahan intensif di sekitar perkebunan masyarakat dan area tepi jalan guna mencegah api meluas ke komoditas warga serta mengamankan jalur transportasi. Meskipun petugas telah memanfaatkan sumber air dari sumur bor warga di sekitar lokasi, status api hingga malam hari dinyatakan belum padam sepenuhnya. Hal ini disebabkan oleh sifat tanah gambut yang masih menyimpan bara api di dalam lapisan bawah tanah, sehingga memerlukan pemantauan dan penanganan lanjutan secara berkala. (Humas)
Karhutla
Pemadaman Karhutla di Kabupaten Seruyan dilaksanakan pada tanggal 31/08/2026. Petugas gabungan dikerahkan untuk mengatasi titik api yang berlokasi di Sungai Pukun – Tengkaras – Sungai Bubut, Kec. Seruyan Hilir. Kebakaran ini menghanguskan lahan vegetasi dengan estimasi luas area mencapai 50.0 Hektar. Proses pemadaman dilakukan di atas tipe tanah Gambut dengan memanfaatkan pasokan air dari Sumur.